Perbedaan Fungsi Isset() dan Empty() di PHP Untuk Pemula
Saat membuat program dengan PHP, kita sering mengecek apakah suatu variabel sudah di buat atau apakah variabel tersebut kosong. Untuk itu, di PHP menyediakan dua fungsi yaitu isset() dan empty(). Meskipun terlihat sama, Sebenarnya keduanya memiliki fungsi yang berbeda.
Artikel ini akan membahas perbedaan isset() dan empty() secara singkat dan mudah dipahami.
Pengertian fungsi isset()
isset() digunakan untuk mengecek apakah sebuah variabel sudah dibuat atau sudah ada dan tidak bernilai null.
Contoh kode:
Tampilan browser:
Browser menampilkan tulisan variabel $nama ada karena fungsi if(isset($nama)) mengembalikan true yang berarti variabel $nama Sudah dibuat atau sudah ada dan bernilai string kosong bukan null.
Pengertian fungsi empty()
empty() digunakan untuk mengecek apakah sebuah variabel bernilai kosong atau tidak. Variabel dianggap kosong jika bernilai null atau nilainya sama dengan false.
Contoh Kode:
Tampilan browser:
Browser menampilkan tulisan variabel $nama berisi string kosong karena fungsi if(empty($nama)) mengembalikan true yang berarti variabel $nama tidak kosong.
Kesimpulan
- Gunakan
isset()jika kamu ingin memastikan variabel sudah di-set dan bukan null. - Gunakan
empty()jika kamu ingin memeriksa apakah variabel tersebut kosong, baik karena belum di-set atau bernilai kosong.
Dua fungsi ini sering digunakan bersama-sama, Terutama saat memvalidasi form input di PHP.
Semoga penjelasan tentang isset() dan empty ini dapat membantu kamu dalam belajar PHP. Jika kamu masih bingung, Jangan ragu untuk bertanya lewat kolom komentar.
Kamu juga bisa tonton video pendeknya di tiktok / facebok / youtube saya.
📢Jangan lupa follow dan share ya teman-teman😊




wah keren bg, tq ilmu nya 🙏🏻
BalasHapushehe, sama sama bg semoga bermanfaat
Hapus